Selamat Datang di

GPIB BUKIT SION BALIKPAPAN

BERITA

Perayaan Natal SP 1

Perayaan Natal Yesus Kristus jemaat sektor pelayanan 1 GPIB Bukit Sion Balikpapan dilaksanakan di gedung serba guna gereja.

Kegiatan Natal SP 1 ini diisi Vokal grup pelkat PKB, paduan suara pelkat PKP dan dimeriahkan dengan penampilan dari anak-anak Pelayanan Kategorial Anak yang mempersembahkan tari - tarian. Tidak ketinggalan paduan suara SP 1. Dalam kegiatan ini juga dihimpun dana untuk program orangtua asuh.

Dalam sambutannya, ketua panitia  berharap, semoga dana yang dihimpun dapat membantu program orang tua asuh, ia pun berterimakasih pada seluruh panitia dan pengisi acara.

Begitu pula dengan Koodinator Sektor yang selanjutnya memberikan kata sambutan senada, berterimakasih kepada undangan dan panitia. Ia juga mengingatkan pentingnya rasa setiakawan, yang diharapkan dapat diwujudkan khususnya melalui program orang tua asuh. Koordinator Sektor juga mengingatkan bahwa Ini barulah langkah awal, dan perlu dijalankan secara berkesinambungan.


Foto-foto dapat dilihat disini

Perayaan Natal SP 9

Bertempat di aula gedung Pegadaian Balikpapan, jemaat sektor pelayanan 9 menggelar perayaan Natal Yesus Kristus. Kegiatan perayaan yang diketuai oleh  Richard Manalu ini dimulai pada pukul 6 sore.

Diisi dengan drama yang dipersembahkan oleh jemaat, perayaan Natal SP 9 berlangsung dengan sederhana tapi cukup meriah.

Selain jemaat sektor pelayanan 9, tampak hadir juga siswa-siswa dari SMK Bahtera Pelayaran Kristen GPIB, mereka juga turut menyemarakan acara dengan vokal grup. Selain itu hadir pula siswi-siswi dari Poltekes Kebidanan yang juga menyumbangkan vokal grup.


Foto-foto dapat dilihat disini

Bhinneka Tunggal Ika di SP 5

Mengambil tema etnik, jemaat Gereja Indonesia bagian Barat (GPIB) Bukit Sion Balikpapan Sektor Pelayanan (SP) 5 mengadakan perayaan Natal bertempat di gedung serba guna gereja.

Hal ini tampak dari dekorasi ruangan dan panggung yang dipenuhi ornamen dan kain batik dari berbagai daerah di Indonesia.

Tidak hanya disitu, pada tata ibadah dan lagu-lagu juga menggunakan bahasa daerah dan anggota jemaat yang hadir juga mengenakan busana tradisional dari beragam daerah.

Yang menarik adalah saat persembahan, petugas persembahan mengenakan busana daerah yang beragam. Hal ini ternyata bukan tanpa maksud. Ketika dipanggil "Inilah Orang Majus dari Batak!" Maka petugas berbusana Batak pun maju dengan tarian dan diiringi musik khas Sumatera Utara. Begitu pula dengan petugas lain dari daerah Jawa, Maluku, Manado, Dayak, bahkan Poso. Dengan mengumpamakan diri sebagai orang Majus yang memberi persembahan menyambut kelahiran Yesus, jemaat SP 5 pun melakukan hal yang serupa, menjadi orang yang menyambut Yesus dari manapun mereka berasal.

Sajian khas daerah semakin lengkap ketika ditampilkan tarian adat Poso, yang ditarikan oleh sebagian anggota jemaat SP 5.

Perayaan Natal ini, dalam ibadahnya dipimpin oleh Pendeta Efie Iroth-Manafe.


Foto-foto dapat dilihat disini

Bojoku Wis Tak Apusi!

Sektor Pelayanan (SP) 3 menampilkan drama yang menarik, dalam rangkaian Perayaan Natal Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Bukit Sion Balikpapan, Jumat malam (06/12).

Dikemas dengan gaya komedi dengan logat dan bahasa daerah yang pas-pasan tapi justru menambah kelucuan, drama ini mengisahkan problematika jemaat dalam kehidupan pelayanan.

Seperti di bagian awal, ada seorang suami dengan logat Jawa kental pamit ke istrinya karena ada kegiatan Perkumupulan Kaum Bapak (PKB), namun ternyata cuma dalih untuk pesta minuman keras yang ironisnya hal tersebut dilakukan bersama dengan rekannya sesama anggota PKB.”Tenang, bojoku wis tak apusi (istriku sudah kubohongi –red), lha sekarang bos geng mana ini? Pak Wury sama pak Donie kok nggak muncul? ”, katanya. Kontan penonton pun tertawa, karena dua orang yang dimaksud adalah anggota Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) di GPIB Bukit Sion. Rekannya pun membalas “Oh, mereka lagi SMJ (Sidang Majelis Jemaat)”. Penonton pun tambah terpingkal-pingkal.

Read more ...

Serba Merah, Natal SP 11 Tampil Meriah

Pada Kamis (05/12) adalah giliran Sektor Pelayanan (SP) 11 yang menggelar Perayaan Natal Yesus Kristus. Dihadiri tidak kurang dari 200 orang, ballroom Grha Bintang yang berlokasi di jalan Mulawarman (kawasan Dam) Balikpapan dijadikan lokasi perayaan yang tampil cukup meriah. Hal ini tampak dari dekorasi ruangan yang dipenuhi warna merah, dari backdrop sampai kain penutup kursi. Tak ketinggalan anggota jemaat SP 11 pun kompak mengenakan dresscode warna merah. Tampak hadir pula Pendeta Stientje Koli, yang saat ini melayani di GPIB Jemaat Bukit Benuas Balikpapan, beserta suami.

Sebagai Pelayan Firman pada acara yang diketuai oleh Roby Marpaung ini adalah Pendeta Ritha Hutagalung – Londok. Mengambil bacaan Alkitab dari Yohanes 17 : 24 – 26, Pendeta Ritha mengawali layanan firman dengan kekompakan siswa-siswanya yang kompak dalam memberikan sumbangan. Hal ini dimungkinkan karena mereka sudah lama bersama sehingga rasa keterikatan itu ada. Demikian juga yang ia harapkan bagi jemaat di gereja, untuk dapat menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam pelayanan. Ia juga mengajak untuk melihat momen Natal bukan sebagai  akhir dari siklus pelayanan namun sebagai batu loncatan untuk melanjutkan pelayanan di tahun berikutnya. “Marilah menjadi mitra kerja Allah bukan pada waktu-waktu tertentu saja, melainkan menjadi kawan sekerja sepanjang tahun, dan momen Natal sebagai batu loncatan untuk terus melanjutkan pelayanan di tahun berikutnya”, ujarnya.

Read more ...

Subcategories

     * PERLOMBAAN

Diinformasikan kepada Warga Jemaat SP. I - XI bahwa perlombaan Paduan Suara dan Vokal Group akandilaksanakan pada :

- Hari/ Tanggal          : Sabtu, 13 Agustus 2016

- Pukul                      : 15.00 wita s/d selesai

- Tempat                   : Gedung Gereja Bukit Sion

 

 

                           

KALENDER GEREJA

MINGGU PRAPASKAH

Prapaskah adalah persiapan sebelum Paskah. Masa Prapaskah adalah masa di mana umat mengenang dan menghayati kembali seluruh pelayanan Yesus yang penuh tantangan dan derita, yang dimulai dari Kaisarea Filipi sampai di Yerusalem. Oleh karena itu, masa ini adalah merupakan kesempatan untuk umat berpuasa, meratap, sadar diri, menyesal  dan bertobat.

Mengacu pada kesaksian Alkitab tentang masa pergumulan dan pertobatan, baik yang dialami umat Israel di padang gurun; Musa di atas gunung; Elia dalam perjalanan ke Horeb; Pertobatan orang Niniwe setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan terakhir Yesus yang berpuasa di padang gurun maka GPIB memperingati masa Prapaskah selama 40 hari atau Enam Minggu. Bahasa latinnya adalah Quadragesima (berarti ‘yang ke-40’); hari ke-40 sebelum Paskah. Minggu Prapaskah dimulai dengan ‘Rabu Abu’ (hari Rabu sebelum Minggu Prapaskah VI).

Oleh karena dinamakan Minggu Prapaskah maka perhitungannya adalah mulai dari Minggu Prapaskah VI dan seterusnya sampai Minggu Prapaskah I. Hal ini penting karena Jumat Agung atau peringatan Kematian Yesus Kristus terjadi dalam Minggu Prapaskah I. Jika dihitung menurut jumlah hari antara Rabu Abu dan Paskah, maka ternyata jumlah itu bukan 40, melainkan 46. Dalam hal ini, 6 Hari Minggu tidak termasuk karena hari Minggu tetap mengacu kepada Kebangkitan Kristus. Bagaikan enam oasis di padang gurun yang menjadi tempat untuk melepas lelah dan penyegaran untuk terus menjalani gurun kehidupannya, demikianlah 6 Hari Minggu dalam masa Prapaskah yang menjadi tempat persinggahan umat untuk memperoleh kekuatan agar tabah melangkah menjalani masa 40 hari sampai memuncak pada Hari Paskah.

 

Arti dan warna Logo :

-  Warna dasar :  Ungu Tua

-  Warna pinggir ikan dan huruf   :  Kuning

- Lambang / logo :  Ikan (ICHTUS)

 

Artinya : Tanda ini merupakan suatu Sandi rahasia di kalangan orang Kristen mula-mula yang sedang mengalami penganiayaan. Pada masa penyiksaan dan penganiayaan yang hebat itu mereka tidak bisa saling menyatakan diri sebagai pengikut Yesus. Karena itu, agar mereka tetap bersatu dan saling mengenal di antara mereka sebagai pengikut Yesus, dan terlebih tetap mengakui iman bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah dan Juruselamat maka mereka menggambar ikan di telapak tangan mereka masing-masing.

 

ULANG TAHUN

 Majelis Jemaat GPIB Jemaat “Bukit Sion” Balikpapan mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN KELAHIRAN dan PERKAWINAN bagi Warga Jemaat GPIB Jemaat “Bukit Sion” Balikpapan dari tanggal 23 s/d 29 Juli 2017

HUT KELAHIRAN

23-Jul-17 SP
Sdri. Caren V. Y. Gultom III
Ibu Regina Rudolf - T. VIII
24-Jul-17  
Ibu Pemi Lumi - Rindangsili III
Adik Glen G. Sumampouw III
Adik Cornelia I. Benita  IV
Adik David A. Soependi V
Ibu Jola Ferida Tampubolon - T. VII
Adik Jeffrey D. Azio Lumentut VII
Adik Jeremy D. Felix Lumentut VII
Adik Stephanie Julia E. Turalaki VII
Bapak Sri Joko Wahono XI
Bapak James W. J. Ngantung XI
25-Jul-17  
Ibu Julia Emine Silvy Pangajow I
Ibu Jenny Anang - Torar II
Bapak Yudha C. Manossoh III
Bapak Jantje Awuy VI
Ibu Susanti VII
Sdr. Billy Leonardo F.Mongkaren VIII
26-Jul-17  
Bapak Yulius Dolly Dien II
Bapak Victor Renaldo Anang II
Ibu Diana Yuli Sampouw - S. II
Adik Daniel E. Sitanggang II
Ibu Emilia I. Sumampouw - S. III
Adik Firda Kasih III
26-Jul-17  
Bapak Vecky J. L. Suoth VI
Adik Fernando G. S. Sitio VII
Bapak Yudhie S. Bargowo VIII
Ibu Juliet Tamboeo - Jehu VIII
Sdr. Frits Pungus X
Sdri. Jeanet Ribka D.Nanlohy XI
Ibu Luisa Martje Pangau - M. XI
27-Jul-17  
Ibu Migda Lintang - Umboh VIII
Bapak Marco Joe A.Watung VIII
Adik Zefanya G. B. Sinaga IX
Adik Jack Christ Oley IX
28-Jul-17  
Bapak Karel Lumowa III
Ibu Julien Damaling - B. IV
Bapak Ishak VI
Bapak Jonli Reki Kula VI
Bapak Calvin Moddy Sambur VIII
Adik Jwita Vivian A. Naibaho VIII
Bapak Johannis Pandjaitan IX
29-Jul-17  
Sdr. Calvin Yosafa Toreh I
Ibu Jessica Palmira Sitompul II
Ibu Yolanda Warouw - Awen III
Adik Imily A. S. Tetengean IV
Adik Prince H. Christensen M. VII
Ibu Kristianik S.Pandiangan - N. XI

HUT PERKAWINAN

23-Jul-17 SP
Lumuko - Karouw V
24-Jul-17  
Oley - Wangania IX
Boenari - Asnah X
25-Jul-17  
Ratag - Sutadjab IV
Pangau - Tendean XI
Pangau - Makalew XI
27-Jul-17  
Anang - Nursaida III
Kotambunan - Martono VIII
29-Jul-17  
Heuvelman - Manoppo II