Selamat Datang di

GPIB JEMAAT BUKIT SION BALIKPAPAN

ULANG TAHUN

Majelis Jemaat GPIB Jemaat “Bukit Sion” Balikpapan mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN KELAHIRAN bagi Warga Jemaat GPIB Jemaat “Bukit Sion” Balikpapan dari tanggal  17 s/d 20 Januari 2015.

 HUT KELAHIRAN

17 JANUARI 2015

Ibu Jean Susan Sibuea – Mawuntu (SP. III)

Sdr. Juan Sinaga (SP. IV)

Ibu Yenie Selvie Rangian – Rindengan (SP. VII)

Adik Gregorius Joshua Marran Ruru (SP. IX)

 18 JANUARI 2015

Sdr. Jhon Freddy Marbun (SP. I)

Sdri. Olivia Rosalyn Pontororing (SP. I)

Ibu Seske Ferke Rimporok – Rapar (SP. IV)

Ibu Ona Dolly Martina Manorek – Setligh (SP. VI)

Sdr. Dave Jeremia Takapente (SP. VIII)

19 JANUARI 2015

Bapak Jack Mezaac Dominggus Huka (SP. I)

Bapak Jonner Simanullang (SP. I)

Ibu Maria Charolien Pane – Wowor (SP. II)

Adik Junior Trevis Najoan (SP. II)

Bapak James Harol Sela (SP. IV)

Bapak Jepri Manalu (SP. VIII)

Adik Shello Juliano Julius (SP. VIII)

20 JANUARI 2015

Sdri. Jaqueline Nancy Heuvelman (SP. II)

Adik Joshua Christofer Maleaky Sampouw (SP. II)

Bapak Jemmy Kolly (SP. III)

Sdr. Dylan Rijk Halapiry (SP. III)

Ibu Yansye Pajow – Kaligis (SP. V)

Bapak Jacks Welly Ratu (SP. VI)

Bapak Muslim Tampubolon (SP. VII)

Sdr. Ricky Tumoka (SP. VIII)

Sdr. Jersy Rahmadani (SP. IX)

Bapak Yance Liroga (SP. IX)

 

 

   HUT PERKAWINAN

 18 JANUARI 2015

Kel. Ubro – Angow (SP. I)

Kel. Piri – Poniati (SP. IV)

Kel. Posumah – Piri (SP. IV)

20 JANUARI 2015

Kel. Siswanto – Sinaga (SP. IV)

Kel. Sim – Oroh (SP. VI)

 

Previous Next
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
ROMANTISME KATRILI DI SEKPEL 10 Perayaan Natal Jemaat Sektor Pelayanan 10 GPIB Bukit Sion Balikpapan diadakan di aula Yayasan... Read more
ROADSHOW BERBAGI KASIH DI SEKPEL 6 Bertempat di gedung serba guna, SP 6 memulai rangkain perayaan Natal Yesus Kristus di GPIB... Read more
IBADAH PENUTUPAN KEGIATAN PELAYANAN 2014 Pada Rabu (26/11) GPIB Jemaat Bukit SIon Balikpapan mengadakan Ibadah Penutupan Kegiatan... Read more
IBADAH AKHIR GABUNGAN GERAKAN PEMUDA GPIB BUKIT SION BALIKPAPAN Gerakan Pemuda (GP) GPIB Bukit Sion Balikpapan mengadakan Ibadah Akhir Gabungan pada Selasa... Read more
GPIB Bukit Sion Raih Juara Umum Setelah memenangi berbagai lomba yang diadakan sebelumnya, GPIB Jemaat Bukit Sion dinyatakan... Read more
PKB dan SYC Raih Juara Pertama Paduan suara Pelayanan Kategorial (Pelkat) Persekutuan Kaum Bapak (PKB) dan Sion Youth Choir... Read more
TOMMYANTO: PENYANYI PUJI-PUJIAN ADALAH AHLI SENI Untuk meningkatkan jumlah pelatih paduan suara, komisi Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya... Read more
PERAYAAN HUT PA KE-55 UNDANG 3 PANTI ASUHAN Pada Minggu (07/09) Pelayanan Kategorial (Pelkat) Pelayanan Anak (PA) GPIB Jemaat Bukit Sion... Read more
PELKAT PT ISI LIBURAN DENGAN BIBLE CAMP Untuk mengisi masa liburan dengan kegiatan yang bermanfaat, pengurus Pelayanan Kategorial... Read more
PENEGUHAN SIDI TAHUN 2014 Jemaat Bukit Sion Sambut 34 Anggota Sidi Baru Minggu (13/4), menjadi hari penting secara bagi... Read more
PERALIHAN PELKAT-PT KE PELKAT GP                                   Walau cuaca pada Kamis (15/05/2014) mendung... Read more
IBADAH GABUNGAN MINGGU V - 30 APRIL 2014 Setiap hari Rabu adalah hari dimana diadakan ibadah keluarga di Sektor-sektor Pelayanan (Sekpel)... Read more
Family Gatering GPIB BUKIT SION SEKTOR PELAYANAN VII Majelis Jemaat Sektor Pelayanan VII GPIB Bukit Sion menyelenggarakan... Read more
SMJ Triwulan 4 dan Sidang Istimewa Pada Sabtu (29/03), bertempat di gedung serba guna GPIB Bukit Sion Balikpapan, diadakan Sidang... Read more
KOMPILASI PROGRAM KERJA - HARI II Menyusul Lokakarya Rencana Kerja dan Anggaran GPIB Bukit Sion Balikpapan tahun 2014-2015 yang... Read more
Pelkat PKP Kunjungi Manado Terpanggil untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah banjir bandang di Manado dan... Read more
Peringatan HUT Pelkat PT Menyambut hari jadi Pelayanan Kategorial (Pelkat) Persekutuan Teruna (PT) GPIB yang ke-31 tahun... Read more
Peringatan Hari Ibu Pada Minggu (22/12/2013) yang juga bertepatan dengan Hari Ibu Nasional, Pdt Ritha Hutagalung-L... Read more

KJ. 462 : 1-2

PENTINGNYA KEPEDULIAN DAN SOLIDARITAS

YOSUA 1 : 12-18

“sampai TUHAN mengaruniakan keamanan kepada saudara-saudaramu seperti kepada kau juga...” (ay. 15)

Dalam sebuah rapat Pelaksana Harian Majelis di sebuah jemaat GPIB, pernah terlontar kalimat seperti ini: “Ah, seandainya uang kas di jemaat kita cukup banyak, tentu proposal sejumlah jemaat yang masuk meminta sumbangan untuk pembangunan gedung gerejanya dapat kita penuhi sebanyak mungkin.  Sayangnya, jemaat kita pun masih terlibat hutang dan banyak membutuhkan dana untuk membayai program yang belum berjalan di waktu yang akan datang.”

Dilema seperti ini mungkin pernah dialami sejumlah jemaat yang sebetulnya ingin mengulurkan tangan bagi jemaat-jemaat yang lain yang sedang membangun rumah ibadah.  Tetapi mereka sendiri pun tidak memiliki dana yang cukup memadai untuk membiayai kebutuhan pelayanan yang ada dalam jemaatnya sendiri.  Lalu pertanyaannya, kapankah jemaat-jemaat kita dapat “menolong” jemaat yang lain, jika kita masing-masing hanya sibuk memikirkan diri sendiri?  Pada umumnya, setiap orang/jemaat cenderung mengutamakan kepentingan dirinya melebihi kepentingan sesama/jemaat lainnya.

Pola pikir seperti ini telah diantisipasi oleh Yosua ketika mereka memasuki tanah perjanjian.  Suku Ruben, Gad dan Manasye diharuskan tetap ikut berperang menolong suku-suku yang lain dalam upaya pendudukan negeri Kanaan.  Mereka tidak boleh hanya memikirkan diri sendiri dan berjuang untuk wilayah yang mereka duduki saja, tetapi untuk seluruh wilayah yang akan menjadi milik suku-suku Israel yang lain juga (ay. 13-14).  Setelah semua negeri itu berhasil dikuasai, barulah mereka (3 suku ini) boleh kembali ke wilayah mereka sendiri (ay. 15).

Kepemimpinan Yosua saat itu masih sangat dihormati dan dijunjung tinggi sehingga tidak seorang pun berani membantah.  Kesadaran dan kepatuhan seperti itu mendatangkan berkat bagi seluruh suku Israel.  Mereka tampil sebagai umat yang solid.  Bagaimana dengan kita, jemaat-jemaat GPIB?  Sejauh manakah kepedulian kita terhadap jemaat lain yang sedang “bergumul”?

KJ. 462 : 3-4

KALENDER GEREJA


EPIFANI (Yun. Epifanea = penampakan). Istilah ini awalnya dipakai untuk  penampakkan kaisar atau patungnya sebagai dewa pada puncak manifestasi di stadion atau amfiteater (tempat tontonan besar untuk rakyat).

Umat Kristen pertama tidak mengakui kaisar, melainkan Yang Tersalib sebagai Tuhan. Istilah ‘Epifania’ tetap mereka pakai untuk peringatan Penampakan (penyataan atau tampil di muka umum) Sang Juruselamat yang bernama Yesus. Makanya, Epifani

lebih terkait dengan perisitiwa-peristiwa sbb.: penampakkan Bintang di Timur, penyembahan orang Majus, Bayi Yesus yang dibawa oleh orang tuanya ke Bait Allah untuk diserahkan kepada Allah, tampilnya Yesus di sungai Yordan untuk dibaptis Yohanes dan penetapanNya (dengan suara dari atas : ‘Inilah Anak-Ku’).

Hari Epifani dirayakan pada 6 Januari; sedangkan Minggu Epifani dimulai dengan Hari Minggu terdekat dengan tanggal 6 Januari.

Minggu transfigurasi (Yesus berubah wujud = Pemuliaan Yesus di atas gunung dan penetapan kembali sebagai Anak yang dikasihi dan dikenan oleh Allah) masuk dalam Minggu-minggu Epifani. Dalam Lukas 9:31 dikatakan bahwa Musa dan Elia berbicara dengan Yesus tentang ‘tujuan kepergian-Nya’ (Yun. ekshodos atau exodus-Nya) ke Yerusalem, yakni agar paskah digenapi  oleh-Nya.

Minggu terakhir dari Minggu-minggu Epifani disebut Esto Mihi = ‘Jadilah bagiku’ (Mzm. 31:3b); yakni sebagai titik peralihan, menurut cerita Injil, dari perjalanan Yesus di Galilea kepada perjalanan-Nya ke Yerusalem.

Simbol Hari dan Minggu Epifani adalah  Bintang bersegi lima (warna putih) di dalam Lingkatan (warna kuning) dengan warna dasar Hijau.

 Arti:

Bintang bersegi lima ini lebih dikenal sebagai bintang Yakub, atau menunjuk pada terbitnya bintang dari keturunan Yakub (Bil. 24:17). Di kemudian hari,  dimanifestasikan melalui kelahiran Ye-sus Kristus, yang juga ditandai dengan munculnya/ terbitnya bintang di Timur (Mat. 2:1-2). Bintang ini pula yang menunjuk pada penampakan kemuliaan Yesus Kristus bagi umat manusia.

Simbol Minggu Epifani ini berganti pada Hari Minggu  Prapaskah.