Selamat Datang di

GPIB JEMAAT BUKIT SION BALIKPAPAN

ULANG TAHUN

Majelis Jemaat GPIB Jemaat “Bukit Sion” Balikpapan mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN KELAHIRAN bagi Warga Jemaat GPIB Jemaat “Bukit Sion” Balikpapan dari tanggal  16 s/d 20 DESEMBER 2014.

 HUT KELAHIRAN

16 DESEMBER2014

 

Adik Nathanael Noel Gabriel Mamesah (SP. II)

 

Ibu Titiek Christina Yocom (SP. III)

 

Bapak Demsy Tatontos (SP. III)

 

Bapak Ademas Gultom (SP. VIII)

 

Bapak Patrick Leiwakabessy (SP. IX)

 

Adik Clarking Jdezepafras Talakua (SP. IX)

 

 

17 DESEMBER 2014

 Sdri. Fransisca Isaura Kundalasari (SP. II)

 

Sdr. Widiatmo Adi Purwanto (SP. IV)

 

Adik Dechrista Setya Wardani (SP. VI)

 

Ibu Vonny Dietje Kasnan – Wagey (SP. VII)

 

Sdr. Steven Christianto Kasnan (SP. VII)

 

Adik Marshall Max Elia Yohanes Runtu (SP. VIII)

 

Sdri. Deasy A. Thamrin (SP. VIII)

 

Ibu Dessy Riani Mailoor (SP. IX)

 

Sdri. Devrika Divolet Tumentalong (SP. IX)

 

Adik Marco Sabath Calvary Ngantung (SP. XI

 

 

 18 DESEMBER 2014

Ibu Evie Maramis – Nangon (SP. II)

Ibu Andriani Mekel – Achmad (SP. VI)

Bapak Disman Lantomawo Terisi (SP. VIII)

Ibu Mouren Rantung – Lumintang (SP. IX)

 

19 DESEMBER 2014

 

Sdr. James Lamhot Butarbutar (SP. I)

 

Adik Christianc Noel Karundeng (SP. III)

 

Bapak Welly Gunawan (SP. IV)

 

Bapak Dwiwarsa Trikora Putra Wayong (SP. V)

 

Sdr. David Christian Tasin (SP. VI)

 

Ibu Paulina Wokas – Taruk (SP. VII)

 

Ibu Sarce Leiwakabessy – Ririhatuela (SP. IX)

 

20 DESEMBER 2014

 

Ibu Sientje Ong – Worang (SP. I)

Ibu Carolina M. Momongan – Kaeng (SP. I)

Bapak Donie Fenti Saisab (SP. III)

Ibu Bearts Sumampouw – Ramber (SP. III)

Bapak Frets Yacobus Sigilipu (SP. IV)

Ibu Delly Mogie – Kawulusan (SP. V)

Bapak Djoddy Frol Mongkaren (SP. VIII)

Sdri. Artha Nauly Simanjuntak (SP. X)

Adik Vanessa Nathania Angel Kalalo (SP. X)

Ibu Ervana Saragih – Gafran (SP. XI)

Ibu Dessy Maria M. Kandowangko (SP. XI)

Adik Clarissa Natalia  Lumbantoruan (SP. XI)

 

 

HUT PERKAWINAN

 16 DESEMBER 2014

 Kel. Parabang – Papulele (SP. VI)

Kel. Simanungkalit – Nainggolan (SP. II)

18 DESEMBER 2014

 Kel. Kundalasari – Kongtesa (SP. II)

Kel. Turalaki – Patola (SP. VII)

 19 DESEMBER 2014

Kel. Wokas – Taruk (SP. VII)

Kel. Mandolang – Koroh (SP. XI)

20 DESEMBER 2014

Kel. Worotikan – Moningka (SP. VIII)

Kel. Supardi – Tombuku (SP. IX)

Kel. Nanlohy – Anna (SP. XI)

 

Previous Next
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
ROMANTISME KATRILI DI SEKPEL 10 Perayaan Natal Jemaat Sektor Pelayanan 10 GPIB Bukit Sion Balikpapan diadakan di aula Yayasan... Read more
ROADSHOW BERBAGI KASIH DI SEKPEL 6 Bertempat di gedung serba guna, SP 6 memulai rangkain perayaan Natal Yesus Kristus di GPIB... Read more
IBADAH PENUTUPAN KEGIATAN PELAYANAN 2014 Pada Rabu (26/11) GPIB Jemaat Bukit SIon Balikpapan mengadakan Ibadah Penutupan Kegiatan... Read more
IBADAH AKHIR GABUNGAN GERAKAN PEMUDA GPIB BUKIT SION BALIKPAPAN Gerakan Pemuda (GP) GPIB Bukit Sion Balikpapan mengadakan Ibadah Akhir Gabungan pada Selasa... Read more
GPIB Bukit Sion Raih Juara Umum Setelah memenangi berbagai lomba yang diadakan sebelumnya, GPIB Jemaat Bukit Sion dinyatakan... Read more
PKB dan SYC Raih Juara Pertama Paduan suara Pelayanan Kategorial (Pelkat) Persekutuan Kaum Bapak (PKB) dan Sion Youth Choir... Read more
TOMMYANTO: PENYANYI PUJI-PUJIAN ADALAH AHLI SENI Untuk meningkatkan jumlah pelatih paduan suara, komisi Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya... Read more
PERAYAAN HUT PA KE-55 UNDANG 3 PANTI ASUHAN Pada Minggu (07/09) Pelayanan Kategorial (Pelkat) Pelayanan Anak (PA) GPIB Jemaat Bukit Sion... Read more
PELKAT PT ISI LIBURAN DENGAN BIBLE CAMP Untuk mengisi masa liburan dengan kegiatan yang bermanfaat, pengurus Pelayanan Kategorial... Read more
PENEGUHAN SIDI TAHUN 2014 Jemaat Bukit Sion Sambut 34 Anggota Sidi Baru Minggu (13/4), menjadi hari penting secara bagi... Read more
PERALIHAN PELKAT-PT KE PELKAT GP                                   Walau cuaca pada Kamis (15/05/2014) mendung... Read more
IBADAH GABUNGAN MINGGU V - 30 APRIL 2014 Setiap hari Rabu adalah hari dimana diadakan ibadah keluarga di Sektor-sektor Pelayanan (Sekpel)... Read more
Family Gatering GPIB BUKIT SION SEKTOR PELAYANAN VII Majelis Jemaat Sektor Pelayanan VII GPIB Bukit Sion menyelenggarakan... Read more
SMJ Triwulan 4 dan Sidang Istimewa Pada Sabtu (29/03), bertempat di gedung serba guna GPIB Bukit Sion Balikpapan, diadakan Sidang... Read more
KOMPILASI PROGRAM KERJA - HARI II Menyusul Lokakarya Rencana Kerja dan Anggaran GPIB Bukit Sion Balikpapan tahun 2014-2015 yang... Read more
Pelkat PKP Kunjungi Manado Terpanggil untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah banjir bandang di Manado dan... Read more
Peringatan HUT Pelkat PT Menyambut hari jadi Pelayanan Kategorial (Pelkat) Persekutuan Teruna (PT) GPIB yang ke-31 tahun... Read more
Peringatan Hari Ibu Pada Minggu (22/12/2013) yang juga bertepatan dengan Hari Ibu Nasional, Pdt Ritha Hutagalung-L... Read more

KJ. 462 : 1-2

PENTINGNYA KEPEDULIAN DAN SOLIDARITAS

YOSUA 1 : 12-18

“sampai TUHAN mengaruniakan keamanan kepada saudara-saudaramu seperti kepada kau juga...” (ay. 15)

Dalam sebuah rapat Pelaksana Harian Majelis di sebuah jemaat GPIB, pernah terlontar kalimat seperti ini: “Ah, seandainya uang kas di jemaat kita cukup banyak, tentu proposal sejumlah jemaat yang masuk meminta sumbangan untuk pembangunan gedung gerejanya dapat kita penuhi sebanyak mungkin.  Sayangnya, jemaat kita pun masih terlibat hutang dan banyak membutuhkan dana untuk membayai program yang belum berjalan di waktu yang akan datang.”

Dilema seperti ini mungkin pernah dialami sejumlah jemaat yang sebetulnya ingin mengulurkan tangan bagi jemaat-jemaat yang lain yang sedang membangun rumah ibadah.  Tetapi mereka sendiri pun tidak memiliki dana yang cukup memadai untuk membiayai kebutuhan pelayanan yang ada dalam jemaatnya sendiri.  Lalu pertanyaannya, kapankah jemaat-jemaat kita dapat “menolong” jemaat yang lain, jika kita masing-masing hanya sibuk memikirkan diri sendiri?  Pada umumnya, setiap orang/jemaat cenderung mengutamakan kepentingan dirinya melebihi kepentingan sesama/jemaat lainnya.

Pola pikir seperti ini telah diantisipasi oleh Yosua ketika mereka memasuki tanah perjanjian.  Suku Ruben, Gad dan Manasye diharuskan tetap ikut berperang menolong suku-suku yang lain dalam upaya pendudukan negeri Kanaan.  Mereka tidak boleh hanya memikirkan diri sendiri dan berjuang untuk wilayah yang mereka duduki saja, tetapi untuk seluruh wilayah yang akan menjadi milik suku-suku Israel yang lain juga (ay. 13-14).  Setelah semua negeri itu berhasil dikuasai, barulah mereka (3 suku ini) boleh kembali ke wilayah mereka sendiri (ay. 15).

Kepemimpinan Yosua saat itu masih sangat dihormati dan dijunjung tinggi sehingga tidak seorang pun berani membantah.  Kesadaran dan kepatuhan seperti itu mendatangkan berkat bagi seluruh suku Israel.  Mereka tampil sebagai umat yang solid.  Bagaimana dengan kita, jemaat-jemaat GPIB?  Sejauh manakah kepedulian kita terhadap jemaat lain yang sedang “bergumul”?

KJ. 462 : 3-4

KALENDER GEREJA

ADVEN (Lat. Adventus) artinya ‘kedatangan.’ Istilah ini dulu kala dipakai umum dalam Imperium Romawi untuk kedatangan kaisar yang dianggap sebagai dewa. Adven juga terkait dengan masa penantian Mesias oleh umat Israel dalam Perjanjian Lama. Berdasarkan latarbelakang itu maka para pengikut Kristus memberi makna baru bagi ‘Adven’ yakni untuk menyatakan kedatangan Tuhan Yesus. Bagi mereka bukan kaisar, melainkan Kristus sebagai  Raja dan Tuhan yang datang. Bahwa Mesias yang dinantikan oleh umat Israel sesungguhnya telah datang dalam diri Yesus. Dia sudah datang dan akan datang. Itu sebabnya, Adven juga terkait erat dengan kedatangan Yesus Kristus pada akhir zaman.

Adven dirayakan selama 4 (empat) Minggu sebelum Natal. Karena itu, Minggu-minggu Adven merupakan masa persiapan bagi orang Kristen untuk menyambut kedatangan Yesus Kristus, dan kedatangan-Nya itu dipahami adalah pertama kali dalam bentuk bayi Yesus yang lahir di kandang Betlehem, yang dirayakan pada Hari Natal.

Simbol Minggu Adven, seperti terdapat pada kain mimbar dan stola GPIB, adalah Jangkar – Salib dengan warna dasar Ungu muda

Arti:

Simbol Salib - jangkar dipergunakan oleh orang Kristen mula-mula yang tinggal di kotakombe-kotakombe. Sebenarnya simbol ini merupakan warisan dari bangsa Mesir kuno, namun dikemudian hari ia menjadi simbol universal yang menunjuk pada penantian yang penuh pengharapan. Pengharapan adalah sauh (jangkar) yang kuat bagi jiwa kita. Dengan pengharapan dan iman, orang percaya tetap menanti kedatangan Yesus Kristus. Sebab Dia akan datang untuk membebaskan orang percaya dari segala penderitaan yang mereka alami.